Ubah Premium Dekati Kualitas Pertamax
Isu pemanasan global menjadi topik paling hangat belakangan ini. Upaya hemat energi santer menjadi suatu pilihan. Nah, Joko Istiyanto SPd menerapkan ilmu yang dipelajarinya untuk menciptakan alat penghemat.
DENGAN memanfaatkan induksi magnetik, Joko Istiyanto SPd, berhasil membuat prototipe alat penghemat BBM, baik bensin maupun solar.
Penelitiannya dilakukan sejak menjadi mahasiswa semester 3 Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kala itu, alat ini menjadi juara I Lomba Hemat Energi. Penelitian pun berlanjut hingga 2000. Tema hemat energi dengan penerapan ilmu fisika menjadi bahan skripsinya. Basis alat ini adalah induksi magnetik dari magnet permanen. Sejak 2000, alat itu dikombinasikan dengan pemanas, sehingga menjadi lebih hemat dan efisien. ’’Alat penghemat BBM merupakan kombinasi magnetik dan panas. BBM yang masuk mengalami pemanasan awal dan dimagnetisasi,’’ ujar Joko di rumah produksi CV Karya Solenoida, Jalan A Yani No 94 Wedi, Klaten.
Mobil nasional hasil karya siswa SMK yakni Esemka seharusnya dapat menjadi bukti bahwa Indonesia sesungguhnya mampu membuat sebuah mobil nasional sendiri.