Ini temuan terkini dalam dunia astronomi. Sebuah planet baru. Ditemukan oleh Max Planck Institut fur Astronomie (MPIA) di Jerman. Diberi nama Planet HIP 13044b, sebab dia mengelilingi HIP 13044, sebuah bintang tua yang sudah sekarat. Temuan baru ini dilansir Kamis, 18 November 2010. Dipublikasikan secara luas ke seluruh dunia hari ini.
Kisah tentang angkasa luar, temuan planet, dan sebagainya kerap kali membuat kita kagum. Kadang juga bingung. Sebab istilah dan kodenya begitu banyak. Agar cerita tentang planet baru itu mudah dipahami, ada baiknya kita buka kembali cerita para guru soal jagat raya ini.
Semenjak di bangku sekolah kita diajari bahwa dalam jagat raya ini terdapat sejumlah galaksi. Salah satunya adalah Milky Way, yang oleh kita lebih dikenal dengan sebutan Galaksi Bima Sakti. Dalam Bima Sakti itulah bumi yang kita huni ini dan sejumlah planet lain menetap.




Ali Zum Mashar, mahasiswa S3 program studi Ekonomi Sumber Daya Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB), berhasil menemukan mikroba yang dapat mengembalikan kondisi kesuburan tubuh. Berkat kejeniusannya, ia meraih penghargaan Hak Kekayaan Intelektual Luar Biasa tahun 2009.
Dia asli orang Indonesia yang prestasinya diakui dunia internasional. Pria kelahiran Medan 20 Oktober 1977, ini sudah meraih 11 penghargaan dan memiliki tiga hak paten atas penemuan risetnya. Pada usia 25 tahun ia telah berhasil meraih gelar PhD di University of Wisconsin, Madison, dan kemudian langsung mengajar mahasiswa S-3.
Mobil nasional hasil karya siswa SMK yakni Esemka seharusnya dapat menjadi bukti bahwa Indonesia sesungguhnya mampu membuat sebuah mobil nasional sendiri.
Singgih S Kartono, pembuat radio kayu dan kerajinan tangan, menganggap produknya sebagai bagian dari kehidupan berkelanjutan. Dengan konsep itulah, pembuat radio kayu di Kandangan, desa kecil di Temanggung, Jawa Tengah, ini mendapat pesanan 10.000 unit radio kayu senilai Rp 4,9 miliar dari rekanannya di Amerika Serikat.
Pecatur nomor satu Irene Kharisma Sukandar dipastikan menyandang gelar GMW (Grandmaster Wanita) pertama Indonesia.Prestasi itu menyusul pemberian sertifikat norma GMW ketiga untuk Irene yang diserahkan oleh presiden Konfederasi Catur ASEAN Ignatius Leong di Singapura Terbuka yang berlangsung pada 9 – 14 Desember 2008.Irene memastikan meraih norma GMW ketiganya setelah dia menyelesaikan Olimpiade Catur di Dresden, Jerman baru-baru ini, demikian menurut Humas PB Percasi Kristianus Liem, Rabu.
Ilmuwan Indonesia yang berada di luar negeri merupakan aset bangsa sehingga harus diberdayakan untuk kepentingan bangsa, demikian siaran pers Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4).